Dalam melaksanakan evaluasi pendidikan hendaknya dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya bahwa evaluasi pendidikan secara garis besar melibatkan 3 unsur yaitu input, proses dan output. Apabila prosesdur yang dilakukan tidak bercermin pada 3 unsur tersebut maka dikhawatirkan hasil yang digambarkan oleh hasil evaluasi tidak mampu menggambarkan gambaran yang sesungguhnya terjadi dalam proses pembelajaran.
Langkah-langkah dalam melaksanakan kegiatan evaluasi pendidikan secara umum adalah sebagai berikut :
-
Perencanaan (mengapa perlu evaluasi, apa saja yang hendak dievaluasi,
tujuan evaluasi, teknik apa yang hendak dipakai, siapa yang hendak
dievaluasi, kapan, dimana, penyusunan instrument, indikator, data apa
saja yang hendak digali, dsb)
- Pengumpulan data ( tes, observasi, kuesioner, dan sebagainya sesuai dengan tujuan)
- Verifiksi data (uji instrument, uji validitas, uji reliabilitas, dsb)
- Pengolahan
data ( memaknai data yang terkumpul, kualitatif atau kuantitatif,
apakah hendak di olah dengan statistic atau non statistik, apakah dengan
parametrik atau non parametrik, apakah dengan manual atau dengan
software (misal : SAS, SPSS )
- Penafsiran
data, ( ditafsirkan melalui berbagai teknik uji, diakhiri dengan uji
hipotesis ditolak atau diterima, jika ditolak mengapa? Jika diterima
mengapa? Berapa taraf signifikannya?) interpretasikan data tersebut
secara berkesinambungan dengan tujuan evaluasi sehingga akan tampak
hubungan sebab akibat. Apabila hubungan sebab akibat tersebut muncul
maka akan lahir alternatif yang ditimbulkan oleh evaluasi itu.
Teknik evaluasi digolongkan menjadi 2 yaitu teknik tes dan teknik non Tes.
-
Teknik non tes meliputi ; skala bertingkat, kuesioner,daftar cocok, wawancara, pengamatan, riwayat hidup.
- Rating
scale atau skala bertingkat menggambarkan suatu nilai dalam bentuk
angka. Angka-angak diberikan secara bertingkat dari anggak terendah
hingga angkat paling tinggi. Angka-angka tersebut kemudian dapat
dipergunakan untuk melakukan perbandingan terhadap angka yang lain.
- Kuesioner
adalah daftar pertanyaan yang terbagi dalam beberapa kategori. Dari
segi yang memberikan jawaban, kuesioner dibagi menjadi kuesioner
langsung dan kuesioner tidak langsung. Kuesioner langsung adalah
kuesioner yang dijawab langsung oleh orang yang diminta jawabannya.
Sedangkan kuesiioner tidak langsung dijawab oleh secara tidak langsung
oleh orang yang dekat dan mengetahui si penjawab seperti contoh, apabila
yang hendak dimintai jawaban adalah seseorang yang buta huruf maka
dapat dibantu oleh anak, tetangga atau anggota keluarganya. Dan bila
ditinjau dari segi cara menjawab maka kuesioner terbagi menjadi
kuesioner tertutup dan kuesioner terbuka. Kuesioner tertutup adalah
daftar pertanyaan yang memiliki dua atau lebih jawaban dan si penjawab
hanya memberikan tanda silang (X) atau cek (√) pada awaban yang ia
anggap sesuai. Sedangkan kuesioner terbuka adalah daftar pertanyaan
dimana si penjawab diperkenankan memberikan jawaban dan pendapat nya
secara terperinci sesuai dengan apa yang ia ketahui.
-
Daftar cocok adalah sebuah daftar yang berisikan pernyataan beserta
dengan kolom pilihan jawaban. Si penjawab diminta untuk memberikan tanda
silang (X) atau cek (√) pada jawaban yang ia anggap sesuai.
- Wawancara,
suatu cara yang dilakukan secara lisan yang berisikan
pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan tujuan informasi yang hendak
digali. wawancara dibagi dalam 2 kategori, yaitu pertama, wawancara
bebas yaitu si penjawab (responden) diperkenankan untuk memberikan
jawaban secara bebas sesuai dengan yang ia diketahui tanpa diberikan
batasan oleh pewawancara. Kedua adalah wawancara terpimpin dimana
pewawancara telah menyusun pertanyaan pertanyaan terlebih dahulu yang
bertujuan untuk menggiring penjawab pada informsi-informasi yang
diperlukan saja.
- Pengamatan
atau observasi, adalah suatu teknik yang dilakuakn dengan mengamati dan
mencatat secara sistematik apa yang tampak dan terlihat sebenarnya.
Pengamatan atau observasi terdiri dari 3 macam yaitu : (1) observasi
partisipan yaitu pengamat terlibat dalam kegiatan kelompok yang diamati.
(2) Observasi sistematik, pengamat tidak terlibat dalam kelompok yang
diamati. Pengamat telah membuat list faktor faktor yang telah diprediksi
sebagai memberikan pengaruh terhadap sistem yang terdapat dalam objek
pengamatan.
- Riwayat
hidup, evaluasi ini dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi
mengenai objek evaluasi sepanjang riwayat hidup objek evaluasi tersebut.
- Rating
scale atau skala bertingkat menggambarkan suatu nilai dalam bentuk
angka. Angka-angak diberikan secara bertingkat dari anggak terendah
hingga angkat paling tinggi. Angka-angka tersebut kemudian dapat
dipergunakan untuk melakukan perbandingan terhadap angka yang lain.
-
Teknik tes.Dalam evaluasi pendidikan terdapat 3 macam tes yaitu :
- Tes diagnostic
- Tes formatif
- Tes sumatif
- Tes diagnostic








0 komentar:
Posting Komentar